Mungkin kita bukan seperti yang lainnya.
Yang dijemput dan dianterin kemana-mana pake mobil, yang setiap anniversary dirayain pake cupcakes atau bunga, yang ngebayarin ceweknya setiap makan atau nonton, atau yang selalu ngebeliin apa yang ceweknya minta.
Bukan.
Kita memang gak begitu.
Kita berbeda dari pasangan kebanyakan.
Tapi kita bahagia. Keenggaksempurnaan itulah yang bikin kita saling melengkapi, dan saling menyayangi.
Bahagia itu sederhana kok.
Gak harus setiap weekend jalan di Mall besar dijakarta, atau makan di restoran mewah.
Makan bakso dipinggir jalan, ngundang pacar kerumah buat cobain lasagna yang baru gue bikin, pulang sekolah bareng naik motor, belajar bareng buat ulangan fisika besok, atau telfon malem-malem cuma buat ngelepas kangen.
Setiap waktu yang kita lewatin bersama.
Itulah apa yang gue sebut bahagia.
Dan semuanya bermula, dari sapaan kecil di YM.
“Love is always patient and kind. It is never jealous. Love is never boastful or conceited. It is never rude or selfish. It does not take offense and is not resentful”














